Perbandingan Prosesor Arduino, Blue Pill, ESP32, dan LPCXpresso

Rizky Budi Prasetya/13215019

Calmantara Sumpono Putra/13215032

 

FreeRTOS adalah suatu sistem operasi untuk membuat sistem real time berbasis mikroprosesor. Sistem operasi ini cocok untuk sistem-sistem yang kecil dan sederhana. Untuk sistem yang lebih kompleks, diperlukan sistem operasi real-time yang lebih besar seperti eCOS, embedded Linux (or Real Time Linux) ataupun uCLinux.

Berikut adalah beberapa mikrokontroler yang bisa menjalankan freeRTOS

  • Arduino

Board Arduino NANO

Spesifikasi

Mikrokontroler ATmega328
Arsitektur AVR
Flash Memory 32 kB, 2 kB digunakan bootloader
SRAM 2 kB
Clock Speed 16 MHz
EEPROM 1 kB

Arduino Nano bisa menjalankan FreeRTOS karena porting FreeRTOS untuk Atmel AVR tersedia di situs freertos.org. Namun, dibanding board lain, kemampuan Arduino yang paling rendah dikarenakan memori yang sangat terbatas. Clockspeed yang hanya 16 MHz juga menjadikan Arduino kalah cepat dibanding board-board lain. Dalam implementasinya, dapat digunakan Arduino IDE sebagai compiler dari sourcecodenya.

  • Blue Pill (STM32)

Board Blue Pill

Hardware yang dipakai adalah board STM32F103C8T “Blue Pill”. Desain dari board “Blue Pill” bersifat terbuka, sehingga board ini diproduksi oleh banyak vendor dengan sedikit perbedaan.

Port Blue Pill STM32F103C8T

Pemrograman

Upload program ke STM32F103C8T dapat dilakukan dengan 3 cara :

  • Menggunakan bootloader internal yang dapat diaktifkan dengan mengubah setting pin BOOT0 menjadi 1. Pada mode ini program dapat dimasukkan menggunakan port serial yang terhubung pada PA9 dan PA10. Port serial pada STM32F103 menggunakan level TTL 3.3 volt, sehingga perlu konverter USB to serial 3V3 supaya dapat dihubungkan ke PC/Laptop.
  • Menggunakan pin SWD (Serial Wire Debugging). Untuk programming cara ini mesti menggunakan modul ST LINK V2
  • Menggunakan bootloader USB. Bootloader dapat menggunakan port USB untuk memasukkan program sehingga lebih praktis dibandingkan bootloader internal. Bootloader USB ini mesti dimasukkan menggunakan bootloader internal ataupun SWD.

Spesifikasi

Mikrokontroler STM32F103C8T
Flash Memory 64 kB
SRAM 20 kB
Clock Speed 72 MHz

STM32 tergolong memiliki spesifikasi kelas menengah. Kelebihannya adalah harganya yang bersahabat dan tersedia dari berbagai vendor. Untuk IDE, dapat menggunakan Arduino IDE dengan library STM32duino.

  • ESP32

ESP32 Lolin32 Lite

Board Lolin32 Lite merupakan buatan WEMOS. Board ini sudah built-in dengan WiFi dan Bluetooth.

Pin Lolin32 Lite

Spesifikasi

Mikrokontroler ESP32
Flash Memory External (typical 4MB)
SRAM 520 kB
Clock Speed 240 MHz
  • LPCXpresso

Board LPC1769

Spesifikasi

Mikrokontroler ARM Cortex M3
Flash Memory 512 kB
SRAM 64 kB
Clock Speed 100 MHz

 

LPC1769 memiliki clock speed yang cukup tinggi dan memori yang cukup mumpuni pula. Untuk software dapat diunduh melalui website resmi LPCXpresso. Namun, perbandingan clock tidak serta merta menunjukkan kecepatan proses namun juga bergantung pada arsitektur masing-masing board.

 

Sumber :

FreeRTOS Untuk Arduino AVR, ESP32 dan STM32F103 Blue Pill

Adijarto, Waskita. Modul Praktikum Perancangan Sistem Embedded. Bandung, 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *